Langsung ke konten utama

Eksistensi Produksi Kerajinan Bambu Lokal Desa Sidetapa

 


        Desa Sidetapa merupakan salah satu desa kuno atau Baliaga yang ada di kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Desa ini memiliki tradisi adat, budaya, dan bahasa yang berbeda dari desa-desa lainnya di bali. Desa Sidetapa terkenal dengan eksistensi kerajinan bambunya sebagaian besar masyarakat disini bekerja kesehariannya pada sektor industry pengerajin bambu. Produk yang dihasilkan sangat bervariasi mulai dari kerajinan lokal maupun kreatif dengan harga yang cukup relevan. Suatu kebudayaan menganyam bambu ini yang telah di wariskan oleh leluhur nenek moyang terdahulu hingga saat ini masih tetap di produksi baik mulai dari kalangan anak-anak hingga lansia. Bambu yang memiliki banyak fungsi dan kegunaan sangat berkaitan erat pada kebutuhan kita pada umumnya dimana bambu yang memiliki karakter pohon yang kuat, mudah di bentuk, dan mudah di temukan ini menjadi salah satu kreativitas manusia dalam membuat barang kerajinan. dari sebuah keterampilan yang dimilikinya tentunya mampu menciptakan hasil buah karya yang sangat bagus. Seperti pada kerajinan bambu lokal yang ada di desa sidetapa. dimana salah satu produk anyaman bambu lokal yang di hasilkan yakni : 

1. Sangkar ayam / Guungan : yang hingga saat ini menjadi kebutuhan bagi setiap orang untuk tempat kurungan ayam.

2. Kukusan : yang merupakan kerajinan lokal dimana pada umumnya digunakan untuk tempat menyaring nasi setelah di masak. 

3. Keranjang : yang di buat bervariasi bentuk dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda baik untuk tempat ikan, buah, alat bak sampah, dan lainnya.

4. Nyihu / Tempeh : sebagai wadah untuk membersihkan debu pada kotoran beras dan benda lainnya serta kebutuhan untuk perlengkapan upacara hindu di bali.

5. Besek / Sokasi / Jelung / Kepe / lampid : Sebagai prasarana tempat buah dan lainnya untuk persembahyangan ke pura.

6. Sanggah Penjor : Dimana kerajinan ini di fungsikan sebagai tempat sanggah plangkiran untuk penjor saat hari-hari keagamaan hindu.

7. Wakul / Penarak : Dengan kegunaan untuk prasarana persembahyangan serta penarak digunakan untuk wadah membawa oleh-oleh jajanan bali saat menghadiri undangan acara manusia yadnya hindu bali. 

8. Bedeg : Kerajinan tangan yang di gunakan untuk menutupi dingding rumah.

9. Ancak-Ancak : Salah satu kerajinan bambu yang mana di fungsikan untuk menutupi alas bawah pada kerajinan Sangkar ayam atau biasa di sebut guungan. 

10. Sumbul : Merupakan salah satu kerajinan tangan yang mana di gunakan untuk mempermudah memetik buah-buahan dari pohon yang tanamannya tinggi agar buah yang di petik tidak mudah jatuh ke tanah sehingga menyangkut pada anyaman sumbul tersebut.  

Dari ke sepuluh Nama-nama produk kerajinan bambu lokal tersebut hingga saat ini masih di lakoni secara turun-menurun dalam memproduksi barang kerajinan sehingga anyaman produk lokal masih tetap aktif di perjual belikan di pasar-pasar tradisional dan suppliyer. 

Mari kita support produk lokal yang di ciptakan dari hasil karya cipta kerajinan tangan untuk membantu pemerdayaan para pengrajin serta membantu untuk memperluas pemasaran barang tersebut.


Contact Person :

Dendi Local Handicraft : WhatsapP Number :  https://wasap.at/M0TJ75

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunjungan Mahasiswi Undiksha Ke Central Kerajinan Bambu Desa Sidetapa

           Selasa, 22 Maret 2022, Kunjungan Mahasiswi dari Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja di central Kerajinan bambu desa sidetapa. Kunjungan mahasiswi tersebut merupakan jurusan Fakultas ekonomi keuangan dan manajemen yang saat ini masih melanjutkan studi semester 6. Mereka datang ke bamboo corner handicraft desa sidetapa untuk mengkaji lebih dalam tentang perkembangan unit usaha pada industri kerajinan bambu ini serta melihat potensi produk apa saja yang di hasilkan dari industri kerajinan bambu ini. Pada kesempatan ini Ketua Bamboo Corner Handicraft Putu Dendi Saputra menjelaskan tentang keberadaan kerajinan bambu dari sejarah awal mulanya hingga saat ini tetap lestari dan menjadi sebuah kebudayaan maupun tradisi menganyam bambu. Produk yang dihasilkan yakni Produk kerajinan bambu lokal dan kreatif dimana dari hasil perkembangan kerajinan bambu di jaman moderenisasi ini khsusnya di tahun 2021-2022 bamboo corner terus berinovasi untuk menciptaka...

Jambore Nasional 1st Campervan Indonesia

  Selasa, 15 Maret 2022, Festival Jambore Nasional 1st Campervan Indonesia ini merupakan salah satu touring activity yang dilakukan dari komuditi para pencinta mobil classic dan modifikasi yang ada di seluruh indonesia. Dalam hal ini dimana dalam event tersebut berlangsung di Krisna Ocean Park Temukus, Buleleng yang telah melibatkan para UMKM untuk ikut serta mengisi kegiatan dengan pameran produk dari para UMKM. Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Bapak Bupati Buleleng serta Dinas Pariwisata yang bekerja sama dalam event ini yang mana untuk memperkenalkan potensi wisata di kawasan buleleng. Kegiatan ini berlangsung tidak hanya pada satu tempat namun, melainkan ke berbagai tempat salah satunya di Den bukit buyan yang berlangsung dari tanggal 16-17 maret 2022. Dendi Local Handicraft UMKM produk kerajinan anyaman bambu desa sidetapa ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan atraksi menganyam bambunya.  Kunjungi Produk Kerajinan Bambu di :...

BIMTEK KEWIRAUSAHAAN DAN E-MARKETPLACE UNTUK IKM TINGKAT PROVINSI BALI

           Jumat, 18 Maret 2022 Bertempat di Hotel Puri Nusa Indah Denpasar telah berlangsung kegiatan pembukaan Bimtek Kewirausahaan dan E-marketplace tingkat IKM Se-bali yang diselenggarakan oleh Dinas perindustrian dan perdagangan provinsi bali berlangsung sampai tanggal 21 Maret 2022. Dalam kegiatan Bimtek tersebut Mengikutsertakan anggota peserta di masing-masing IKM Se-kabupaten di bali dimana, anggota peserta berjumlah 30 orang dan di setiap kabupaten mewakili 2 dan 3 orang peserta. Pada Kesempatan ini Kabupaten Buleleng mengikutsertakan Dendi Local Handicraft ( Produk kerajinan bambu ) serta Indra Bambu Tigawasa ( Produk kerajinan anyaman bambu ) Hadir dalam Bimtek tersebut. Materi yang di berikan pada Bimtek tersebut selama 4 hari kegiatan yakni : Pemberian materi dan praktek dalam penggunaan aplikasi Balimall.ID, Pengurusan izin Usaha Mikro kecil dan menengah, Teknik dan praktek Photografy produk, Teknik pembuatan konten produk dan digital marketi...